18th Yogya Gamelan Festival, Medianya Penikmat Gamelan

12:49 AM

Sujud Sutrisno menarik perhatian para gamelan lovers

18th Yogya Gamelan Festival (YGF) 2013, Sabtu (6/7) berlangsung meriah. YGF 2013 dilaksanakan di Plasa Pasar Ngasem dengan menampilkan berbagai suguhan musik gamelan. Tak hanya dari dalam negeri, YGF 2013 juga menampilkan berbagai pemain dari Singapore, USA, dan New Zealand. Acara ini digelar untuk mempertemukan antara pemain musik (gamelan players) dan pecinta musik gamelan (gamelan lovers). “Esensi dari acara ini adalah seabgai media untuk mempertemukan pemain gamelan tidak hanya dari Indonesia tetapi mancanegara,” terang Desy anak dari maestro gamelan Bagong Sapto Raharjo.

YGF 2013 berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 6-7 Juli 2013. Hari pertama YGF 2013, antusias yang tinggi ditunjukkan dengan dipadatinya kursi penonton yang disediakan. Ada yang berbeda dalam YGF tahun ini. Jika tahun sebelumnya YGF masuk dalam rangkaian Festival Kesenian Yogyakarta (FKY), kali ini YGF mencoba membuat acara sendiri kembali. Selain itu, YGF 2013 digelar dengan konsep outdoor. “Selama ini kan kita di TBY selalu penuh, banyak yang nggak dapet tempat. Kali ini, kita test case di outdoor untuk berapa orang sih? Di sisi lain, untuk lebih mendekatkan ke masyarakat, seperti pesta rakyat,” ungkap Sari selaku publisitis YGF.

Acara 18 th Yogya Gamelan Festival 2013 dibuka dengan penampilan dari Paguyuban Peminat  Seni Tradisi Puspa Blambangan SDN Kepatihan, Banyuwangi. Tak hanya suara tabuhan yang mereka sajikan, tarian dan tembang mampu menghibur para penonton. Selain itu, performer dari Prasasti FIB UGM, Sujud Sutrisno, dan Gammarays (Singapura). Setiap pemain menampilkan keunikannya masing-masing. Puspa Blambangan dan Prasasti dengan konsep tradisionalnya serta Gammarays dengan musik kontemporernya (konsep band dikompilasikan dengan gamelan dan suling dari India). Tak kalah unik, penampilan solo dari Sujud Sutrisno dan kendangnya. Penampilan Sujud mampu menyedot perhatian karena lirik parodinya diiringi dengan tabuhan kendang.

Gamelan lovers merasa terhibur dan menikmati setiap tampilan performer YGF. “Sejak awal sampai akhir, YGF Keren. Yang paling menarik adalah penampilan dari Bapak Sujud, beliau menyanyi dan memainkan kendangnya. Keren bangetlah, lirik lagunya bikin ketawa, penampilannya sangat menghibur dan menyenangkan,” papar Mei, salah satu pengunjung YGF. Kemeriahan YGF hari pertama, diakhiri dengan penampilan kolaborasi dari para gamelan players. “Pokoknya saya benar-benar menikmati malam ini,” pungkas Mei.

Penampilan Prasasti FIB UGM 

Penampilan Gammarays band fusion dari Singapura 

Alat musik tradisional dari India (suling) dipadukan dengan gamelan menghasilkan musik yang keren. 
@vindiasari

You Might Also Like

0 comments