Nothing is Impossible: Bonus Manis untuk Pejuang Beasiswa

2:42 AM

Siapa sih yang nggak pengen dapat beasiswa? Siapa yang mau nolak dapat bantuan biaya pendidikan? 
Saya yakin setiap orang, meskipun sekadar di benaknya---memiliki keinginan untuk mendapatkan beasiswa. Akan tetapi keinginan tersebut kerap luntur secara perlahan. Alasanya? Banyak! Bisa jadi karena syarat administrasi yang tak sesuai, persyaratan yang banyak (menyusahkan alias ribet), minder duluan, dan lain-lain. Duh duh duh, saya pun juga berpikir demikian. Hehe Namun itu semua kalah dengan keinginan untuk mendapatkannya. Sebelum luntur semangat mencari beasiswa, kamu sebaiknya membaca artikel berikut. Iya kamu, Sang pejuang beasiswa!
Perbukitan di Magelang menjadi tempat "latihan" bertahan hidup di alam. Pejuang beasiswa harus tangguh!
Membaca artikel dari Trivia kembali meletupkan semangat saya, sekaligus melemparkan saya ke belakang--saat masih jadi dedek maba. Saya sepakat dengan si penulis artikel. Kalau ingin mendapatkan beasiswa itu butuh perjuangan dan proses, nggak sekilat bikin mie kemasan. Cerita dimulai tahun 2012 (lalu ketahuan umur). Saat itu, saya lagi seneng-senengnya menjadi mahasiswa di kampus impian.  Saya dari awal sudah mengincar informasi beasiswa lewat website ditmawa, pusat informasi tentang kemahasiswaan.

Setiap ada tawaran beasiswa, saya langsung mempersiapkan persyaratannya, mendaftar, kemudian berdoa.  Pengumuman pun rilis, saya dinyatakan tidak lolos. Hiks sedih euy. Sempat down, tapi gemas juga kalau belum tercapai. Hingga suatu ketika saya melihat sebuah poster tertempel di papan pengumuman. Ada sebuah "open recruitment beasiswa". Awalnya saya nggak ngerti beasiswa apa? Tak ingin melewatkan, saya pun mendaftar beasiswa Karya Salemba Empat (KSE). Siapa sangka? Setelah ditolak beberapa kali, akhirnya saya dinyatakan lolos beasiswa KSE. Alhamdulillah......

Tuhan selalu tahu mana yang terbaik untuk umat-Nya.

Karena beasiswa itu, saya jadi banyak pengalaman baru. Mulai dari merasakan seleksi wawancara nan berkesan. Mendapat kesempatan pelatihan BISMA. Pelatihan kepemimpinan yang menggunakan aturan semi militer diadakan oleh penyedia beasiswa. Gimana rasanya menikmati hidup selama sembilan hari di Akmil Magelang? Seneng sedih seru jadi satu!
Disiplin ditanamkan selama pelatihan.



Kenal mahasiswa pilihan dari Sabang sampai Merauke. Berbagai mahasiswa terpilih bertemu dalam satu pelatihan. Almamater boleh berbeda, tapi jiwanya tetep BISMA.

Mengenal teman-teman dari berbagai daerah.

 Ketemu sosok-sosok inspiratif dan hal-hal indah untuk dikenang. Sebuah pengalaman baru nan berkesan sampai saat ini :) Saat salah satu sesi pelatihan, survival berlangsung. Saya dan teman-teman mendapat kejadian luar biasa. Saat di tengah hutan dan alam, hujan abu disertai angin menemani malam itu.
Rasa solidaritas dan kerjasama pun terjalin antaranggota. (Foto seusai survival di alam. Kucel karena terpaan abu vulkanik Gunung Bromo 14/02/14)




Mendapat kesempatan mengunjungi Istana Cipanas Bogor.
Itu tadi sebagian foto dari pelatihan yang saya dapat. Beasiswa itu nggak hanya uang, tapi juga pengembangan diri. Tuhan memberikan saya bonus lebih dari apa yang saya inginkan. Awalnya hanya ingin "dana beasiswa", berujung pada banyak pengalaman nan berkesan. *Saya jadi punya cerita untuk anak saya kelak*. Saya meyakini bahwa apapun yang kita perjuangkan akan berbuah manis. Kalau bukan sekarang, ya besok. Terus berjuang dan berdoa. Semoga bisa dapat beasiswa buat lanjut pascasarjana di luar negeri . Aamiin *malah curhat* 

Nothing is impossible, guys!
XOXO

You Might Also Like

5 comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  5. How To Easily Finish Rubik 3 × 3 For Beginners
    http://student.blog.dinus.ac.id/sasjepyusufal/2016/11/13/cara-mudah-menyelesaikan-rubik-3x3-untuk-pemula/

    ReplyDelete